Tanggul Jebol, Banjir Rendam Cilamaya Karawang: Kapolres dan Forkopimda Gerak Cepat Evakuasi Warga

KARAWANG Mediastara News – Bencana hidrometeorologi melanda wilayah pesisir Karawang. Akibat jebolnya tanggul di Dusun Tanjung Jaya, ribuan jiwa di Kecamatan Cilamaya Wetan terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Merespons kondisi darurat ini, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah bersama jajaran Forkopimda turun langsung ke lokasi pada Sabtu (31/1/2026).
Peninjauan intensif ini dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan lansia, serta menjamin distribusi logistik sampai ke tangan pengungsi.
Data Terdampak: Ribuan Rumah di Desa Muara dan Muarabaru Terendam
Berdasarkan verifikasi lapangan, luapan air akibat tanggul jebol telah merendam pemukiman di dua desa utama dengan rincian sebagai berikut:
- Desa Muarabaru (Terdampak Paling Parah):
- Rumah Terendam: 433 unit.
- Warga Terdampak: 1.396 jiwa (421 KK).
- Kelompok Rentan: 79 balita dan 98 lansia.
- Ketinggian Air: 30 cm hingga 80 cm.
- Desa Muara:
- Rumah Terendam: 199 unit.
- Warga Terdampak: 711 jiwa (254 KK).
- Kelompok Rentan: 42 balita dan 41 lansia.
Kronologi Penanganan: Fokus pada Perbaikan Tanggul
Kegiatan mitigasi dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan konsolidasi logistik di Kantor BPBD Karawang. Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, bersama Dandim 0604 Letkol Inf Naryanto dan Kapolres Karawang, langsung memantau titik kritis di Dusun Tanjung Jaya, Desa Muara.
Jebolnya tanggul di lokasi ini menjadi pemicu utama cepatnya kenaikan debit air ke rumah warga. “Polres Karawang bersama TNI dan pemda bersinergi mengamankan lokasi dan memastikan jalur distribusi bantuan tidak terhambat,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan.
Pengamanan Rumah Kosong dan Posko Kesehatan
Selain fokus pada evakuasi, petugas gabungan disiagakan untuk menjaga keamanan di area pemukiman. Hal ini bertujuan untuk mencegah tindak kriminalitas terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya mengungsi. Tim kesehatan juga terus memantau kondisi balita dan lansia di titik-titik pengungsian.
Kehadiran unsur pimpinan daerah, termasuk Sekda H. Asep Aang Rahmatulloh dan Kalak BPBD Usep Supriatna, menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana secara menyeluruh di Kabupaten Karawang.
