Browse By

Surat Terbuka untuk Oknum Wartawan “Sok Jago” Backup Pejabat Korup, Ketua PJN: Mari Kita Uji Keilmuan Jurnalistiknya

JAKARTA, Mediastara News – Menanggapi fenomena memprihatinkan terkait adanya oknum yang mengatasnamakan jurnalis namun justru berperan sebagai tameng (backup) bagi praktik korupsi, Persatuan Jurnalis Nusantara (PJN) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap.

Ketua Umum PJN, Yudhy Elwahyu, menegaskan bahwa profesi jurnalis adalah pilar keempat demokrasi yang bertugas melakukan pengawasan sosial (social control), bukan menjadi pelindung bagi penyimpangan kekuasaan. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, PJN melayangkan tantangan terbuka bagi pihak-pihak yang merasa “hebat” secara profesi namun disinyalir menyalahgunakan atribut pers untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Tantangan Debat Terbuka: Menguji Marwah dan Keilmuan Jurnalistik

PJN mengundang oknum-oknum tersebut untuk membuktikan kapasitas keilmuannya melalui forum ilmiah yang transparan dan terukur. Tantangan ini bukan sekadar adu argumen, melainkan ujian bagi kedalaman nalar dan integritas profesional.

Ketentuan Teknis Tantangan:

  1. Produksi Karya Tulis: Peserta wajib mengunggah satu karya tulis orisinal (sesuai tema pilihan) di media masing-masing. Link artikel harus dikirimkan kepada Sekretariat PJN melalui WhatsApp: 0881-0242-07407.
  2. Symmetry Publish: Sebagai penyeimbang, tim ahli PJN juga akan mengunggah karya tulis dengan tema yang sama pada jaringan media PJN.
  3. Metode Debat: Debat akan disiarkan secara langsung (Live Streaming) melalui kanal YouTube resmi PJN.
  4. Panelis Independen: Untuk menjamin objektivitas, PJN akan menghadirkan Pakar Ilmu Komunikasi Nasional sebagai panelis pembanding yang independen.
  5. Pembiayaan: Seluruh biaya operasional dan pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab PJN.

Pilihan Tema Karya Tulis & Debat

Peserta dapat memilih salah satu tema berikut yang mencerminkan tantangan jurnalisme masa depan:

  • Peran Media Memperkuat Industri Nasional di Tengah Badai Krisis Global.
  • Strategi Perusahaan Media di Era Digital dan Multiplatform.
  • Jurnalistik Penyiaran dan New Media.
  • Peran Creative Design dalam Industri Media Penyiaran.
  • Media Sebagai Katalisator UMKM dalam Menghadapi Resesi Ekonomi Makro.

Menjaga Marwah, Bukan Menjadi Beban Profesi

Surat terbuka ini merupakan peringatan keras bagi siapa pun yang merusak citra wartawan di mata masyarakat. “Jika tantangan intelektual ini tidak dijawab, maka patut diduga mereka hanyalah ‘pengemis jalanan’ yang menyamar jadi Jurnalis, kami mohon berhentilah karena tindakan anda merusak marwah profesi Jurnalis, sebelum kami mengambil langkah hukum” tegas Yudhy

PJN berkomitmen untuk membersihkan ekosistem pers dari praktik-praktik non-profesional. Kami tidak akan segan mengambil langkah hukum yang tegas apabila ditemukan unsur perlindungan terhadap tindak pidana korupsi yang mengatasnamakan institusi pers.

Mari buktikan taji Anda melalui pena dan gagasan, bukan dengan gertakan tanpa substansi. (rja)