Browse By

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Pastikan Jalur Mudik 2026 Siap: Infrastruktur, PJU, dan Posko Jadi Fokus Utama

KARAWANG, Mediastara News. – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh melakukan peninjauan intensif untuk memastikan seluruh jalur yang melintasi wilayahnya siap dilalui pemudik. Karawang, sebagai titik krusial pertemuan arus dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan pengendara.

Bupati menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan, optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga penyediaan posko pelayanan terpadu kini telah memasuki tahap finalisasi.

Percepatan Infrastruktur Jalan Jalur Arteri dan Alternatif

Salah satu poin utama yang ditekankan Bupati Aep adalah kemantapan jalan. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melakukan akselerasi perbaikan di sejumlah titik jalan arteri maupun jalur alternatif, seperti jalur khusus sepeda motor via Klari hingga perbatasan Subang.

“Kami memastikan tidak ada lubang yang membahayakan pemudik. Semua pengerjaan fisik diupayakan selesai maksimal pada H-10 Lebaran agar arus lalu lintas berjalan lancar,” ujar Bupati Aep Syaepuloh saat meninjau jalur arteri Karawang.

Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Fasilitas Keamanan

Selain kondisi fisik jalan, aspek keamanan di malam hari menjadi perhatian serius. Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk memastikan seluruh titik lampu penerangan jalan umum (PJU) berfungsi dengan baik, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan dan minim penerangan.

Langkah preventif yang disiapkan meliputi:

  • Pengecekan PJU: Perbaikan dan penambahan titik lampu di sepanjang jalur mudik utama dan jalur alternatif sepeda motor.
  • Pemasangan Rambu Tambahan: Penambahan petunjuk jalan sementara untuk memandu pemudik yang belum familiar dengan rute alternatif.
  • Pembersihan Jalur: Pemangkasan dahan pohon yang menghalangi pandangan pengendara dan marka jalan.

Posko Terpadu dan Layanan Kesehatan 24 Jam

Untuk mengantisipasi kelelahan pemudik dan kondisi darurat, Pemkab Karawang bersinergi dengan TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mendirikan posko pelayanan dan pengamanan terpadu.

Posko-posko ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga menyediakan tempat istirahat (rest area), layanan kesehatan gratis, hingga informasi arus lalu lintas terkini. “Kami juga menyiagakan puskesmas di sepanjang jalur mudik untuk beroperasi 24 jam guna memberikan pertolongan pertama jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Bupati.

Himbauan bagi Pemudik: Keselamatan Adalah Prioritas

Bupati Aep Syaepuloh juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melintas melalui wilayah Karawang untuk selalu menjaga kondisi fisik dan memeriksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat.

“Karawang siap menyambut saudara-saudara kita yang akan mudik. Tetap berhati-hati, patuhi arahan petugas di lapangan, dan jangan memaksakan diri jika lelah. Manfaatkan posko-posko yang telah kami sediakan untuk beristirahat,” tutupnya. (red.)