Browse By

Islam Makhachev Incar Kamaru Usman: Misi Amankan Legasi di Kelas Welter UFC

LAS VEGAS Mediastara News – Spekulasi mengenai lawan berikutnya bagi raja kelas ringan UFC, Islam Makhachev, semakin memanas di awal Februari 2026. Meski belum ada pengumuman resmi dari pihak UFC, nama mantan penguasa kelas welter, Kamaru Usman, muncul sebagai kandidat lawan yang dianggap mampu memberikan dampak besar bagi legasi petarung asal Rusia tersebut.

Eks juara Bellator, Ramazan Kuramagomedov, menilai bahwa kemenangan atas Usman adalah kunci bagi Makhachev untuk menancapkan dominasinya di divisi yang lebih berat.

Makna Besar di Balik Duel Lawan “The Nigerian Nightmare”

Menurut Kuramagomedov, sosok Kamaru Usman bukan sekadar lawan berat di oktagon, melainkan gerbang menuju pengakuan global di kelas welter (170 pon). Usman memiliki sejarah mentereng dengan lima kali sukses mempertahankan gelar juara dunia.

“Kamaru punya reputasi yang begitu mentereng. Dia adalah salah satu petarung terbaik dalam sejarah kelas welter,” ungkap Kuramagomedov. “Jika Makhachev bisa mengalahkan dia, maka legasinya akan terpatri dengan indah. Kemenangan itu akan membuat namanya semakin tenar lintas divisi.”

Kemenangan atas Usman diprediksi akan mempercepat ambisi Makhachev untuk menyandang status double champ (juara di dua divisi berbeda).

Pilihan Sulit: Kamaru Usman atau Ilia Topuria?

Hingga per 4 Februari 2026, UFC masih belum menentukan jadwal resmi untuk Makhachev. Selain wacana naik kelas melawan Usman, opsi lain yang tak kalah menggiurkan adalah duel super melawan juara kelas bulu, Ilia Topuria.

Petarung kelas welter, Colby Covington, turut memberikan pandangannya. Ia menilai bentrokan dengan Topuria justru lebih masuk akal untuk menentukan siapa petarung terbaik di dunia saat ini.

“Saya ingin melihat Topuria lawan Makhachev. Pertarungan itu akan menyuguhkan level tertinggi. Siapa pun yang menang pantas menduduki peringkat satu pound-for-pound,” tegas Covington.

Dominasi Peringkat Pound-for-Pound (P4P)

Saat ini, Islam Makhachev masih kokoh berada di puncak ranking P4P UFC, diikuti ketat oleh Ilia Topuria di posisi kedua. Situasi ini menciptakan dilema bagi manajemen Makhachev:

  1. Lawan Kamaru Usman: Untuk memperkuat legasi dan mencoba tantangan di divisi yang lebih berat.
  2. Lawan Ilia Topuria: Untuk mempertahankan takhta sebagai petarung lintas divisi nomor satu di dunia.

Dunia MMA kini menanti keputusan Dana White untuk meresmikan salah satu dari dua mega-duel yang akan menentukan arah masa depan UFC di tahun 2026 ini.